Oleh : Daniel VILLA

Artikel 4: Membuat Skenario Produksi

Dalam rangkaian artikel sebelumnya, kami telah mengilustrasikan bagaimana sebuah perusahaan tambang  internasional mencari jawaban atas sebuah pertanyaan sederhana: apakah mereka dapat meningkatkan produktivitas dan mengurangi biaya operasional jika mereka mengubah desain proyek block-caving yang baru untuk dapat mengakomodasi mesin load-haul-dump (LHD) yang lebih besar?

Sekarang kami dapat memberi informasi manfaat apa saja perusahaan itu dapatkan, setelah menggunakan Dassault Systemes’:

  • Parametric design tool untuk menguji pengaruh LHD yang lebih besar pada desain tambang aslinya pada sejumlah parameter utama, seperti bagian dan jarak terowongan, ukuran pilar dan undercut, serta elevasi permukaan ekstraksi

  • Software mine planning PCBC dan tools lainnya untuk dapat secara otomatis menganalisis Parametric design yang dipilih, menghitung cadangan ekonomi, dan membuat laporan dari kadar tembaga rata-rata, nilai ekonomi rata-rata, dan total tonase yang diekstraksi.

  • Software simulasi geomekanik Abaqus untuk menganalisis aspek geoteknik pada deposit,

Perusahaan menemukan bahwa strategi ekstraksi yang mereka kejar dalam desain yang dipilihnya  terlalu cepat. Sehingga, mereka perlu mengekstraksi material secara lebih lambat untuk memberikan cukup waktu bagi terowongan (cave) untuk menjadi stabil. Dengan dibuatnya keputusan penting tersebut, dan dihasilkannya desain baru dengan jangka waktu pengebangan  yang lebih lama, tambang telah siap untuk melakukan langkah terakhir: simulasi produksi.

Tantangan Produksi

Mengandalkan tools simulasi produksi Delmia dari Dassault Systèmes, yang dapat membuat model 3D dari suatu kejadian yang spesifik yang terjadi secara terpisah (discrete), perusahaan dapat mengembangkan ribuan skenario untuk memvisualisasikan bagaimana alat berat akan bergerak dan berinteraksi di dalam berbagai desain tambang

Berikut foto contoh, yang  mengilustrasikan bagaimana loader dapat bergerak ke draw point, mengumpulkan material, dan membuangnya ke ore pass.

foto operasional tambang open pit ini menunjukkan simulasi untuk jenis peralatan lain (dengan menggunakan prinsip dasar yang sama seperti pada simulasi di tambang block caving) yang tersedia di software DELMIA.

Simulasi-simulasi  seperti ini memungkinkan perancang tambang untuk mengevaluasi serangkaian masalah terkait produksi, seperti pergerakan alat berat. Dan dalam suatu kasus tambang tembaga yang dibahas sebelumnya pada rangkaian artikel ini, terdapat efek dari alat berat yang lebih besar atau lebih kecil seperti:

  • Apakah jalan akan menjadi lebih macet (congested) dengan load-haul-dump (LHD) yang lebih besar?

  • Akankah LHD yang lebih besar memungkinkan tambang menghasilkan apa yang mereka harapkan dalam suatu produksi?

Hasil

Setelah perusahaan pertambangan tembaga terebut menjalankan simulasi produksi tahap akhir ini, mereka memiliki semua jawaban yang mereka butuhkan untuk menentukan apakah mereka harus tetap beroperasi dengan desain asli untuk proyek block-caving mereka, atau mengubahnya untuk mengakomodasi mesin LHD baru yang lebih besar.

LHD yang lebih besar lah yang lebih baik untuk mereka gunakan.

Ringkasan

Melalui desain parametric design, automasi dan simulasi yang dilakukan dalam jangka waktu beberapa jam saja, yang mana sebelumnya proses ini membutuhkan waktu sampai beberapa minggu — perusahaan mampu membuat desain tambang akhir yang memperhitungkan:

  • Jarak, ketinggian, dan parameter lain terowongan yang optimal, termasuk offset antara terowongan dan struktur geologis di salah satu ujung lokasi tambang, serta jarak draw-bell dan entry angles, lokasi ore pass, elevasi muatan, dll.

  • Cadangan ekonomi terbaik, nilai kadar tembaga rata-rata, nilai ekonomi rata-rata, dan total tonase yang di ekstraksi

  • Masalah geoteknik yang terkait dengan lokasi tambang untuk mengurangi risiko dukungan kestabilan terowongan yang buruk, potensi longsor , air blast dll

  • strategi ekstraksi yang paling menguntungkan untuk tambang tersebut.

Hasilnya adalah desain tambang yang lebih kecil daripada yang awalnya dirancang oleh perusahaan tembaga tersebut, dengan strategi ekstraksi yang jauh lebih lambat daripada yang mereka perkirakan.

Alih-alih kecewa dengan hasil ini, perusahaan justru merasa puas

Solusi yang dibuat dan disusun dengan software dan keahlian Dassault Systèmes ini, menghasilkan desain tambang baru yang lebih kecil dan diperkirakan akan:

  • Meningkatkan produktivitas tambang sebesar 20%

  • Mengurangi biaya operasional tambang sebesar 10%, dan

  • Memungkinkan perusahaan tambang menghemat sekitar $700 juta dolar dari anggaran yang diotorisasi untuk proyek block-caving asli dengan LHD yang lebih kecil.

Source : 3DS