Oleh Gustavo PILGER

Dalam seri artikel baru kali ini, kami mencoba untuk membantu para eksekutif, insinyur dan operator agar lebih memahami apa arti teknologi cloud untuk pertambangan dan bagaimana mereka dapat mempertimbangkan penggunaan cloud dalam membangun ekosistem industri yang dapat terintegrasi satu sama lain untuk mengembangkan dan mengelola sumber daya mineral secara lebih efisien dengan transparasi yang lebih baik.

Tidak ada kompromi mengenai masa depan industri pertambangan yang berhubungan dengan data, dekarbonisasi, pengaliran listrik, otomatisasi dan virtualisasi tanpa membicarakan tentang teknologi cloud. Teknologi cloud dapat mendukung semua teknologi yang dibutuhkan untuk inovasi digital dalam cakupan geografis yang sangat luas. Terdapat beberapa situasi di mana penggunaan teknologi cloud lebih menantang atau bahkan tidak cocok untuk digunakan. Intinya adalah dengan memahami pilihan yang ada termasuk dengan di mana dan kapan harus menggunakan teknologi cloud tersebut.

Teknnologi Cloud merupakan hal yang sudah lumrah digunakan oleh ribuan perusahaan di bidang kesehatan, e-commerce, perbankan, pemerintahan, dan juga industri game. Industri cloud platform juga berkembang dengan pesat, termasuk dalam pertambangan. Namun khususnya untuk pertambangan, teknologi cloud belum tentu merupakan solusi yang jelas untuk setiap permasalahan yang ada. Dalam operasi tambang dengan infrastruktur yang kuat serta akses internet yang dapat diandalkan, hal ini dapat memberikan cara yang cukup menghemat biaya untuk mengakses teknologi yang dapat meningkatkan bisnis secara keseluruhan. Untuk tambang yang beroperasi di lokasi terpencil dengan infrastruktur komunikasi terbatas dan harus mengikuti kebijakan atau regulasi data tertentu, teknologi cloud mungkin bukan merupakan sebuah opsi. Keputusan penggunaan cloud harus disesuaikan dengan kendala teknis, resiko, dan manfaat yang akan didapatkan.

Agar dapat memilih dengan bijak, penggunaan cloud pada industri pertambangan tidak dapat dilihat sebagai metode penambangan baru atau sebagai teknologi digital. Sebaliknya, cloud membutuhkan pendekatan baru untuk aspek manajemen dan operasional. Pendekatan ini meliputi pengembangan perusahaan, pengambilan keputusan, struktur organisasi, manajemen operasi, kemampuan teknis dan kerjasama eksternal.

Dalam empat seri yang akan datang tentang teknologi cloud dalam pertambangan, kami mencoba membantu para eksekutif, insinyur dan operator agar lebih memahami apa arti teknologi cloud untuk penambangan dan bagaimana mereka dapat mempertimbangkan penggunaan cloud dalam membangun ekosistem industri yang dapat terintegrasi satu sama lain untuk mengembangkan dan mengelola sumber daya mineral secara lebih efisien dengan transparasi yang lebih baik.

Pada artikel pertama, kita akan mengeksplorasi nilai, termasuk biaya dan keberlanjutan, dan juga mencoba mengurai beberapa kesalahapahaman utama sambil meluruskan definisi seperti perbedaan antara penyimpanan cloud dan komputasi cloud. Artikel kedua akan kami fokuskan pada topik yang sangat penting tentang keamanan cyber dan data. Pada artikel ketiga akan berkaitan dengan implementasi dan persyaratan operasional yang dibutuhkan untuk konektivitas yang dapat diandalkan untuk menentukan pendekatan apa yang akan digunakan pada teknologi cloud agar perusahaan dapat menentukan jenis data dan waktu yang tepat untuk digunakan dalam proses tersebut. Misalnya, apakah perusahaan menggunakan private cloud dengan server, peralatan, dan staf milik perusahaan, atau semua kebutuhan teknologi cloud disediakan dan dikelola oleh pihak ketiga, atau menggunakan versi hybrid yang mengintegrasikan edge computing dan mesh network system? Di bagian terakhir, kami akan melihat perkembangan ke depan dan bagaimana perusahaan pertambangan dapat memanfaatkan teknologi cloud untuk transformasi digital mereka dari waktu ke waktu.

Kami berharap postingan ini bermanfaat bagi anda. Karena kami memahami bahwa pertimbangan strategis mengenai topik tersebut merupakan yang hal cukup rumit. Kami juga memahami bahwa dunia membutuhkan pertimbangan strategis untuk beralih ke masa depan yang lebih baik, bebas karbon dan menggunakan energi terbarukan dengan udara serta air yang bersih, dan juga komunitas yang kuat yang dibangun diatas keadilan sosial. Terdapat banyak aspek yang masih harus dipelajari.

Sumber: 3DS Blog