Kim Ferguson-Thomas

Ahli geolog, biasa bekerja dengan gambar berkontur. Gambar-gambar berkontur ini dapat dibuat berdasarkan data sampel tanah, topografi, dasar oksidasi dan lainnya. Dengan mengkontur data yang dimiliki dalam bentuk titik (point), geolog dapat mengenali pola dalam data yang dapat membantu menentukan target eksplorasi baru atau membantu dalam membangun model geologi.

Artikel ini, kami akan membahas cara menggunakan hasil dari sample tanah baru yang akan digunakan dalam program eksplorasi di mana kami ingin mengontur data ini untuk membantu perencanaan pengeboran. Terdapat dua cara dalam software tambang GEOVIA Surpac untuk melakukan hal tersebut.

Metode 1: Dengan membuat DTM dari assay data dan membuat kontur permukaan DTM yang dibentuk.

Metode 2: Menggunakan grid dan menginterpolasi nilai grade ke dalam grid, kemudian membuat kontur grid.

Artikel ini akan fokus pada Metode 1, sementara metode 2 akan dibahas pada artikel berikutnya. Baca terus tutorialnya!

  1. Di software tambang GEOVIA Surpac, buka soil sample data ke dalam graphic layer.

2. Buka Customize > display properties > strings dan points, lalu ubah drawing method menjadi marker. Anda dapat menyimpan file style atau membiarkan line tersebut kosong, agar dalam pembuatan DTM tampilan dapat berubah dengan cepat.

3. Selanjutnya, klik Surfaces > Create DTM from layer. Ada dua jenis bidang tempat untuk membuat DTM, “best fit plane” dan “the xy plane“. Catatan: Pastikan Anda melihat dan mengecek DTM yang dihasilkan, karena kedua jenis bidang menghasilkan hasil yang berbeda.

4. Simpan DTM yang paling sesuai dengan data Anda.

5. Gunakan inquire toolbar seperti yang ditunjukkan di bawah ini untuk mencari tahu di bidang apa assay data berada. Dalam contoh ini, data ada di d1.

6. Pilih Surfaces > Contouring > Contour DTM in layer. Perhatikan bahwa jika kumpulan data Anda besar, disarankan untuk menggunakan metode berbasis file (Surfaces > Contouring > Contour DTM file), daripada metode berbasis grafis.

7. Dalam contoh ini, hasilnya ditulis ke dalam layer ‘dtm_contour’.

Dengan assay data yang sekarang ditampilkan sebagai kontur, hal ini dapat membantu dalam menginterogasi data untuk tujuan mengevaluasi target bor, membantu dalam pemodelan sumber daya atau desain tambang konseptual.

Jangan lewatkan artikel berikutnya di mana kami mengilustrasikan Metode 2: Menggunakan grid reguler yang diinterpolasi untuk mengkontur data.

Hubungi kami untuk mengenal lebih lanjut kehebatan software tambang GEOVIA Surpac yang populer di dunia sebagai software tambang geologis dan perencanaan tambang.

Sumber: 3DS Blog