Oleh Olga Abdrashitova

Dalam artikel ini, saya akan menguraikan alternatif untuk tahap pit berbasis Revenue factor pada software tambang GEOVIA Whittle: Menggunakan Arah Penambangan.

Proses standar software tambang GEOVIA Whittle dalam menentukan tahapan pit atau pushback untuk penjadwalan adalah dengan menggunakan nested shell yang dibuat berdasarkan penyesuaian harga komoditas dengan revenue factor. Pit shells yang lebih kecil dibuat dengan harga lebih rendah dan pit shell yang lebih besar dengan harga lebih tinggi. Pendekatan ini digunakan untuk sejumlah alasan seperti yang diilustrasikan pada Gambar 1:

Gambar 1. Konsep dalam membuat nested pit shells menggunakan Revenue Factors

 

Gambar 2 menunjukkan contoh delapan pit shell yang dibuat menggunakan revenue factor. Tahapan pit atau pushback kemudian dipilih menggunakan alat seperti NPV Practical Pushbacks atau Minimum Mining Width.

Gambar 2. Pit shell berbasis revenue factor dan pushback yang dimodifikasi dengan Mining Width

Namun, pit shell berbasis revenue factor tidak selalu menghasilkan rekomendasi tahapan atau pushback yang dapat diaplikasikan, tergantung pada bentuk dan kemiringan ore body, sehingga pendekatan alternatif mungkin diperlukan untuk penentuan pushback.

 

Opsi “produce directional shells” dapat dipilih sebagai alternatif untuk “Produce nested shells“, di bawah tab Optimazion dari Pit Shells node dalam software tambang GEOVIA Whittle, seperti yang ditunjukkan pada Gambar 3:

Gambar 3. Interface software tambang GEOVIA Whittle untuk menghasilkan directional shells

Opsi ini memungkinkan Anda untuk memilih arah penambangan, titik awal untuk pembuatan pit shell (dapat dihitung secara otomatis menggunakan opsi “Suggest from direction“), Seed fraction (untuk starter pit yang lebih kecil atau lebih besar) dan increment fraction (untuk meningkatkan / mengurangi jumlah pit shells yang dihasilkan).

Opsi ini juga menyediakan dua style pit shell – Paralel atau Radial, tergantung pada bentuk yang diinginkan.

Batas pit akhir akan tetap dihasilkan dengan menggunakan proses optimasi pit standar. Untuk menggunakan pit shell akhir yang berbeda dari pit shell dengan revenue factor 1 (misalnya pit shell dengan revenue factor 0,9), cukup kalikan harga dengan revenue factor yang relevan di bawah selling tab dari pit shells node.

 

Gambar 4 mengilustrasikan contoh pit shells yang dibuat menggunakan arah penambangan, diikuti dengan pit stages selection dan modifikasi menggunakan Mining Width tool.

Gambar 4. Pit shells dibuat menggunakan arah penambangan dan pit stages disesuaikan menggunakan Mining Width tool.

Opsi ini sangat berguna untuk komoditas curah ketika tidak ada staging praktis yang dapat dibuat dengan menggunakan revenue factor.

 

Gambar 5 mengilustrasikan contoh optimasi pit untuk ore body berkedalaman dangkal yang homogen, ketika ukuran pit tidak bertambah terhadap variasi harga, sesuai gambar ‘Asli’ di sebelah kiri.

Gambar di sebelah kanan gambar ‘Asli’ menggambarkan berbagai opsi urutan penambangan yang dapat dieksplorasi.

Gambar 5. Perbandingan opsi arah penambangan

Untuk definisi Arah Penambangan yang lebih fleksibel dan kompleks, lihat Whittle Help > How to’s and general techniques > Advanced techniques > Mining Direction.

Pelajari lebih lanjut mengenai software tambang GEOVIA Whittle, software perencanaan tambang strategis paling tepercaya di dunia yang digunakan untuk menentukan dan mengoptimalkan ekonomi proyek penambangan terbuka (open pit). Hubungi kami untuk informasi lebih lanjut.

Sumber: 3DS Blog